Sabtu, 28 April 2018

Ini 5 gejala kanker usus besar, jangan sampai lengah !


Beberapa gejala kanker usus besar ternyata mirip dengan keluhan penyakit pada umumnya. Biasanya, kanker ini menyerang orang yang berusia 50 tahun ke atas.

Biasanya, pasien terlambat menyadari kanker bersarang di usus besarnya karena gejala penyakit yang memang mirip seperti sakit biasa. Misalnya, seperti dikutip dari situs Klikdokter.com, 27 April 2018, perut nyeri atau kembung, gangguan saluran cerna, berat badan berkurang tanpa sebab, dan badan lemas.

Menurut dr. Alvin Nursalim dari KlikDokter, beberapa faktor yang berperan dalam meningkatkan risiko kejadian kanker usus besar adalah:

Genetik alias keturunan
Konsumsi makanan hewani yang berlebihan
Kurang konsumsi serat

Dilansir dari Prevention, American Cancer Society menyebutkan bahwa gejala spesifik dari kanker usus besar dapat diketahui sejak penderita masih berusia 20-an. Gejalanya meliputi:

1. Anemia

Kanker usus besar menguras pasokan sel darah merah penderita. Menurut ahli penyakit pencernaan dari Mayo Clinic, John Kisiel, tumor tumbuh dengan cepat bahkan melebihi suplai darah Anda. Sering pula, menciptakan bisul yang merembeskan darah secara berkala.

Inilah sebabnya mengapa Anda akan sering melihat darah di kursi. Anemia juga akan menyebabkan badan lemas dan kelelahan, ungkapnya.

1. Berat badan turun
Menurut Kisiel, tumor dapat menyebabkan Anda kehilangan nafsu makan hingga mengubah metabolisme tubuh. Keadaan ini kemudian membuat tubuh Anda kekurangan sejumlah nutrisi, sehingga penurunan berat badan kerap terjadi tanpa disadari.

2. Perdarahan rektum
Perdarahan yang terjadi menyebabkan tinja berwarna lebih gelap. Ini karena darah tersebut telah diproses oleh saluran pencernaan, sehingga turut memengaruhi warna feses yang dikeluarkan penderita kanker usus besar.

"Perdarahan rektum terlihat pada tinja atau menetes secara langsung," kata Kisiel.

Namun demikian, jika Anda mengalami perdarahan rektum, bukan berarti Anda positif mengidap kanker kolon. Sebab, penyakit seperti wasir atau fisura anus juga bisa menyebabkan keadaan tersebut. Cara terbaik untuk memastikannya adalah dengan memeriksakan diri ke dokter.

3. Susah buang air besar
Kisiel mengutarakan bahwa tumor yang terbentuk dapat menyumbat saluran cerna, sehingga penderita akan kesulitan untuk buang air besar. Akibat keadaan ini, tinja mesti keluar dengan susah payah, dengan bentuk yang lebih pipih.

Anda juga mungkin mengalami diare. Bicarakan dengan dokter jika terjadi lebih dari sebulan, katanya.

4. Sakit perut
Jika Anda kerap merasakan sakit perut saat hendak buang air besar, ditambah dengan peningkatkan intensitas buang angin, bisa hal tersebut merupakan tanda dari kanker usus besar.

Jika Anda mendapati satu atau lebih gejala kanker usus besar seperti yang disebutkan, segera kunjungi dokter.

Jika kanker masih stadium awal dan belum menyebar, tindakan operasi dapat dilakukan. Dengan begitu, sel kanker yang ditemukan dapat diangkat dengan sempurna, kata dr. Alvin.

Lebih lanjut, dr. Alvin menjelaskan, jika kanker sudah sudah menyebar, pasien harus mendapatkan pengobatan berupa kemoterapi, juga operasi pengangkatan usus.

5. Pencegahan
Kanker usus besar merupakan salah satu penyakit paling berbahaya yang dapat merenggut nyawa. Anda dianjurkan untuk melakukan tindakan pencegahan sekarang juga.

Caranya, terapkan pola makan sehat dan tinggi serat, berolahraga secara rutin dan teratur, jauhi rokok maupun alkohol. Jika memiliki gejala yang merujuk pada penyakit kanker usus besar, jangan ragu untuk segera berobat ke dokter.

Semakin dini dideteksi dan diobati, semakin besar pula kemungkinan untuk sembuh.

0 komentar:

Posting Komentar