Rabu, 10 April 2019

Selain Modal Usaha Bunga Rendah, Perhatikan Ini Sebelum Mulai Usaha


Ada banyak pertimbangan sebelum memulai sebuah usaha. Yang paling utama tentu saja adalah modal usaha. Seseorang bisa mundur bahkan sebelum memulai usaha karena alasan ketiadaan modal. Jika ditawari untuk meminjam modal, mungkin Anda akan menerima tawaran tersebut. Apalagi jika yang ditawarkan adalah pinjaman modal usaha bunga rendah.

Namun apalah artinya memiliki modal usaha tapi tidak memiliki persiapan yang matang untuk memulai usaha. Memiliki modal itu penting, mempersiapkan segala sesuatunya untuk memulai usaha tidak kalah penting dari modal. Tanpa keduanya, mustahil usaha Anda bisa berkembang dengan baik.

Persiapan yang matang adalah kunci suksesnya sebuah bisnis. Mulai dari mempersiapkan modal, mempersiapkan kemampuan diri Anda, hingga mempersiapkan kemungkinan terburuk. 

Tahapan Memulai Usaha
Sebelum terjun ke dunia usaha, Anda juga perlu mengerti ada tahapan dalam bisnis. Bisnis yang Anda rintis tidak serta merta langsung tumbuh menjadi besar dan langsung mempunyai 100 cabang dimana-mana. Memang ada cerita seperti itu, Anda bisa saja mengalaminya jika tahu strategi bisnis yang baik.

Terdapat 10 tahapan yang sebaiknya Anda tahu sebelum memulai bisnis Anda, yaitu sebagai berikut :

1. Mencari mitra bisnis
Jika Anda ingin menjalani usaha Anda sendiri, Anda tidak perlu mencari mitra bisnis. Namun seperti kata pepatah, “jika Anda ingin berjalan cepat, jalanlah sendiri. Jika Anda ingin berjalan jauh, jalanlah bersama-sama”. Anda bisa membuat sebuah tim yang terdiri dari orang-orang pilihan dan terpercaya kemampuannya untuk menjadi mitra bisnis atau co-founder dari bisnis Anda.

Merencanakan bisnis sendiri tidaklah buruk karena Anda akan terbebas dari drama yang biasanya terjadi dalam suatu tim. Membangun bisnis bersama dengan orang lain juga suatu pilihan yang boleh jadi tepat. 

Selain Anda memiliki tim yang bisa diajak berkoordinasi dan bertukar pikir, jaringan Anda juga semakin luas. Jaringan atau networking ini sangat berguna untuk berjalannya bisnis Anda.

2. Memilih jenis usaha
Pilihlah jenis usaha yang memiliki prospek jangka panjang yang bagus. Jangan hanya karena sedang mengikuti tren saja. Tidak ada salahnya merintis bisnis yang sedang menjadi tren saat ini. 

Namun Anda juga perlu menganalisis prospek ke depan dari bisnis tersebut. Apakah masih bisa berkembang hingga waktu-waktu mendatang atau tidak. Kalau tidak, sebaiknya Anda mencari ide lain yang memiliki prospek lebih bagus.

3. Menentukan produk
Menentukan produk adalah hal penting. Tanpa produk, apa yang akan Anda jual? Tentukan produk yang akan Anda jual. Tentukan penyuplainya. Kalau bisa, pilih produk yang khas dan belum ada yang menjualnya. Dengan begitu, Anda bisa menjadi pelopor dan orag-orang akan tertarik membeli produk Anda.

4. Mengenali pasar
Mengenali pasar berarti mengenali target market. Anda harus menentukan segmentasi produk Anda untuk kalangan yang mana. Karena berbeda segmentasi berbeda pula treatment-nya. Tentukan dari awal segmentasi produk Anda untuk siapa, apakah untuk anak muda, orang-orang kantoran, orang tua, ibu rumah tangga, atau anak sekolah.

5. Membuat nama usaha
Brand atau nama usah itu juga penting. Pemilihannya tidak bisa sembarangan. Sekali Anda memilih dan menjadikan suatu nama sebagai brand, akan sulit untuk melepaskan identitas tersebut. bisa-bisa pelanggan Anda tidak lagi mengenali usaha Anda.

Karena itu, pilihlah nama yang unik dan mudah diingat oleh masyarakat. Pilih yang mewakili usaha dan produk yang Anda jual. Brand akan menjadi semacam identitas bagi usaha Anda.

6. Sumber pendanaan
Yang seringkali dijadikan masalah dalam memulai usaha adalah sumber pendanaan atau modal. Darimana sumber pendanaan Anda? Apakah dari patungan bersama sudah cukup menjadi modal ataukah harus melakukan pinjaman?

Jika modal yang ada belum bisa cukup untuk menjadi modal usaha, Anda bisa meminjam kepada kerabat atau saudara atau teman. Apabila mereka tidak memberi atau Anda tidak mau meminjam dari mereka, Anda bisa menggunakan fasilitas pinjaman modal usaha bunga rendah di internet.

7. Rencana bisnis yang matang
Rencanakan usaha Anda dengan matang dan serius. Tulis visi dan misi perusahaan. Rumuskan target yang ingin dicapai. Jangan lupakan juga merencanakan teknik promosi agar produk Anda dikenal luas, dimana Anda akan mempromosikan produk Anda, menggunakan sarana apa, promo yang akan dibuat, dan sebagainya. 

Detail-detail kecil yang terlihat sepele ini sebaiknya tidak Anda lewatkan. Jika semuanya direncanakan dengan matang, bisnis Anda kemungkinan besar akan sulit menemui kendala. Namun jangan lupa, eksekusi itu lebih penting daripada sekedar merencanakan. Jadi, rencanakan dengan matang dan jangan lupa untuk dieksekusi.

8. Menentukan lokasi
Carilah lokasi usaha yang tidak hanya mudah dijangkau tapi juga strategis. Lokasi ini bisa menentukan keberhasilan usaha Anda. Orang-orang yang lihat akan tertarik untuk mampir.

9. Rekrut karyawan
Anda akan membutuhkan karyawan untuk membantu keberlangsungan usaha Anda. Rekrutlah karyawan yang memiliki keahlian di bidangnya untuk membantu mengembangkan usaha Anda.

10. Mengurus izin usaha
Jika usaha Anda adalah usaha kecil-kecilan, Anda tidak perlu mengurus izin. Tapi jika Anda membangun usaha yang lebih profesional, lebih baik Anda mengurus izin usaha, seperti SIUP, TDP, atau akta pendirian perusahaan.

Nah, itulah 10 tahap yang perlu Anda persiapkan sebelum memulai usaha. Jika Anda memiliki kendala dalam modal usaha, Anda bisa mengajukan pinjaman modal usaha bunga rendah. Untuk informasi lebih lanjut mengenai hal tersebut, Anda bisa klik tautan ini https://www.cekaja.com/small-business-banking

0 komentar:

Posting Komentar