Kamis, 11 Juli 2019

Sedekah Mainan, Cara Risna Berbagi Kebahagiaan


Unik dan inspiratif! Ide sedekah mainan yang dicetuskan Risnasari Rosman ini sangat menghibur anak-anak jalanan ataupun anak kurang mampu. Mereka yang kurang beruntung bisa merasakan kebahagiaan sebagai anak-anak melalui uluran tangan Risna. Program yang dicetuskannya mampu mewarnai masa kanak-kanak mereka agar ceria seperti anak-anak lain.

Munculnya Ide Sedekah Mainan
Kemunculan ide gerakan sedekah mainan ini diawali atas pemikirannya sendiri. Sebelumnya, Risna mengajar anak jalanan yang putus sekolah atau tidak mampu bersekolah. Sekolah gratis tersebut dilakukannya karena prihatin atas pendidikan anak yang terbengkalai. Untuk mengajar anak-anak, dirinya menggunakan boneka dongeng sebagai alat peraga pelajaran bercerita.

Respon anak-anak terhadap boneka tersebut sangat antusias dan berebut untuk bisa memainkannya. Kesimpulannya, mereka tidak punya boneka sebagus dan selengkap itu. Bahkan, mereka belum pernah memilikinya sendiri. Berkat fenomena tersebut, Risna tergerak untuk bersedekah mainan untuk anak-anak jalanan atau kurang mampu di daerah Bandung, Jawa Barat.

Perempuan inspiratif ini membentuk komunitas yang diberi nama Sedekah Mainan pada Desember 2016 dan kini semakin berkembang. Kepeduliannya ini patut diapresiasi karena secara sukarela membantu menyelamatkan anak-anak dari masa kecilnya yang kurang bahagia. Keceriaan mereka kembali hadir dan bersemangat kembali menjalani kehidupan.

Program Sedekah Mainan
Melalui program sedekah mainan, Risna mengaku sangat senang dan lega bisa membantu mengembalikan keceriaan anak-anak jalanan dan anak kurang mampu yang bahkan banyak di antara mereka hidup sebatang kara. Tentu saja mereka kehilangan keceriaan karena keadaan dan bisa dihibur dengan mainan beraneka ragam. Sungguh suatu hal yang mengharukan, bukan?

Satu hal yang mendorong Risna untuk terus berupaya dalam gerakannya adalah hak anak untuk terus bahagia saat masa kecilnya, entah itu dalam kondisi apapun. Masa kecil mereka tidak boleh terenggut begitu saja. Dalam kegiatannya, Komunitas Sedekah Mainan terus memberikan boneka dongeng, mainan edukatif, dan sarana bermain lainnya untuk anak jalanan dan kurang mampu.

Berbagai instansi yang membutuhkan juga difasilitasi aneka mainan sebagai media pembelajaran anak-anak TK dan TPA. Bahkan, Risna bersama teman komunitasnya menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang sedang terkena bencana. Anak-anak di pengungsian sangat senang menerimanya. Mereka jadi punya boneka baru untuk sarana bermain dan melupakan kesedihan.

Tak hanya itu, anak-anak di rumah sakit juga diberikan bantuan boneka dan mainan gratis. Hal ini sebagai bentuk kepedulian Risna untuk mereka agar tetap ceria meski sedang sakit. Keceriaan tersebut tentu akan mempercepat proses penyembuhannya agar bisa kembali bermain menikmati masa kecilnya.

Program “Untuk Anakku Tercinta” juga dicetuskan oleh Risna demi memajukan kepedulian orang tua terhadap anaknya. Dirinya memberikan boneka dan mainan lain yang sudah dikemas seperti hadiah dari orang tua kepada anaknya. Terbukti, program ini mampu mempererat hubungan orang tua dan anak. Anak-anak merasa lebih diperhatikan oleh orang tua.

Di sisi lain, orang tua merasa bahagia bisa memberikan hadiah boneka sebagai wujud kasih sayangnya terhadap anak. Melalui program ini, Risna mengajak para orang tua untuk lebih mengutamakan kebahagiaan anak dengan memberikan kasih sayang dan apa yang dibutuhkannya.

Dana asuransi wakaf bisa memberikan bantuan untuk program Sedekah Mainan agar lebih banyak membantu orang. Komunitas bentukan Risma ini masih aktif dalam kegiatannya dan aktif membuka donasi. Bantuan dari Anda akan sangat membantu mencerahkan masa depan anak-anak dengan berimajinasi. Kelak, imajinasi ini menjadi kunci kesuksesan.

Melihat program nyatanya tersebut, Risna mampu menghidupkan kembali masa kanak-kanak. Dana asuransi wakaf dari Allianz layak diberikan untuk perempuan yang menginspirasi tersebut. kegiatan mulia dari Komunitas Sedekah Mainan dapat mengembalikan keceriaan anak-anak. Dengan bantuan dana, program ini bisa maju dan semakin banyak senyuman anak Indonesia.

0 komentar:

Posting Komentar