Kamis, 28 Januari 2021

Berikut Persyaratan Klaim Allianz Asuransi Jiwa yang Harus Anda Ketahui


Allianz merupakan perusahaan yang ternama dengan berbagai penawaran produk asuransi yang dipunyai. Seperti produk asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi tambahan, asuransi perjalanan, asuransi kendaraan, dan masih banyak jenis asuransi lainnya. Anda bisa memilih jenis asuransi sesuai dengan kebutuhan yang dimiliki. Dimana salah satu jenis yang dapat dipilih adalah asuransi jiwa yang menawarkan banyak keuntungan. Asuransi jiwa dari Allianz mempunyai tiga produk yang bisa dipilih sesuai dengan keunggulan masing-masing. Selain itu keunggulan dari asuransi jiwa dari produk Allianz juga banyak yang bisa didapatkan. Termasuk bisa mendapatkan asuransi dengan klaim Allianz yang mudah.

Pengajuan klaim yang mudah sangat penting agar bisa mendapatkan manfaat asuransi yang ditawarkan. Oleh karena itulah Anda penting untuk memilih produk asuransi yang menawarkan pengajuan klaim dengan mudah. Allianz menawarkan cara mudah untuk mengajukan klaim asuransi jiwa yang Anda punyai. Anda perlu untuk melaporkan terlebih dahulu apabila terjadi kerugian yang dialami. Sehingga nantinya setelah melaporkan hal tersebut juga akan turut untuk dibantu dalam mengajukan klaim dengan berbagai syarat dan alur klaim yang dilalui.

Hal tersebut penting untuk diperhatikan, karena Anda bisa memilih untuk mempersiapkan persyaratan sesuai dengan resiko yang terjadi. Sehingga bias disesuaikan dengan resiko dan membuat Anda bisa lebih cepat untuk menyiapkan berbagai persyaratannya. Adapun untuk persyaratan klaim asuransi jiwa dari Allianz mempunyai dokumen yang berbeda tergantung dari resiko. Adapun untuk beberapa persyaratan yang dibutuhkan sesuai dengan resiko manfaat yang dipunyai oleh asuransi jiwa Allianz adalah sebagai berikut ini:

1. Persyaratan klaim meninggal dunia

Persyaratan pertama yang dibutuhkan adalah ketika mengalami resiko meninggal dunia, yaitu:

  • Siapkan polis asli asuransi jiwa Allianz.
  • Siapkan berbagai formulir yang dibutuhkan untuk melengkapi dokumen persyaratan. Mulai dari formulir klaim meninggal dunia yang diisi oleh penerima manfaat dan dokter. Formulir surat kuasa pemaparan isi rekam medik dan formulir pemberitahuan nomor rekening.
  • Surat keterangan meninggal atau kutipan akte kematian yang telah dilegalisir.
  • Fotocopy identitas yang dibutuhkan.

2. Persyaratan klaim cacat tetap

Selanjutnya adalah syarat ketika mengalami cacat tetap, yaitu:

  • Siapkan polis asli.
  • Formulir klaim cacat yang diisi oleh tertanggung dan dokter. Formulir surat kuasa pemaparan rekam medik dan pemberitahuan rekening.
  • Fotocopy hasil pemeriksaan medis dan fotocopy identitas diri tertanggung.
  • Berbagai dokumen lainnya yang dibutuhkan untuk mengajukan klaim cacat tetap.

3. Persyaratan klaim penyakit kritis

Persyaratan klaim Allianz yang diperlukan adalah ketika mengalami penyakit kritis dengan beberapa syarat seperti:

  • Polis asli.
  • Formulir surat kuasa pemaparan rekam medis, formulir pengajuan klaim penyakit kritis, formulir surat keterangan dokter, dan formulir pemberitahuan nomor rekening.
  • Fotocopy identitas dari tertanggung.
  • Dan berbagai dokumen lainnya yang diperlukan untuk mengajukan klaim asuransi jiwa Allianz ketika mengalami penyakit kritis.

Selasa, 19 Januari 2021

Mengetahui Apa Itu Reksadana Dalam Dunia Investasi

 

Apa itu Reksadana? Mungkin bagi mereka yang sudah berkecimpung dalam dunia finansial, instrumen investasi reksadana adalah sebuah instrumen yang sudah tak asing lagi bagi mereka. Namun, untuk beberapa orang reksadana merupakan sebuah hal yang baru bagi mereka. Karena itu, bagi para pemula dalam dunia investasi perlu nih mengetahui apa itu reksadana dan bagaimana cara kerja dari reksadana itu sendiri. 

Reksadana adalah sebuah wadah dan pola pengelolaan dana maupun modal bagi para sekumpulan investor yang ingin berinvestasi dalam instrumen investasi yang tersedia di pasar modal dengan cara membeli unit penyertaan reksadana. Dana tersebut juga akan dikelola oleh Manajer Investasi (MI) untuk diinvestasikan ke dalam portofolio investasi, seperti saham, obligasi, pasar uang dan lainnya.

Kemudahan Diversifikasi Investasi Melalui Reksadana

Reksadana juga memiliki sebuah cara untuk mereka yang ingin melakukan diversifikasi investasi dengan memecahnya ke beberapa instrumen. Seperti contoh, dalam reksadana saham dana yang dikumpulkan digunakan untuk membeli saham beberapa perusahaan, tidak hanya untuk satu perusahaan. Hal ini akan berbanding dengan hasil yang kamu terima, karena apabila terjadi penurunan saham pada satu perusahaan, maka setidaknya tidak seluruh investasimu akan merugi. Bukan tidak mungkin malah dengan saat bersamaan nilai saham perusahaan malah naik.

Cara Kerja dari Investasi Reksadana

Reksadana adalah investasi yang terbilang cukup mudah untuk dilakukan. Seperti yang sudah dibahas sedikit di atas, risiko investasi ini relatif cukup rendah. Reksadana juga dapat dibeli di lembaga pengelola dan penerbit produk reksadana. Atau, Manajer Investasi dan bank yang sudah bekerja sama dengan Manajer Investasi.

Saat ini sudah banyak bank yang memiliki izin sebagai agen penjual reksadana. Sehingga mereka yang ingin melakukan investasi reksadana bisa menggunakan bank agar lebih mudah dan aman. Untuk itu, kamu yang ingin melakukan investasi reksadana harus memahami terlebih dahulu cara kerja dari investasi reksadana.

  1. Manajer Investasi mengumpulkan dana dari para nasabah
  2. Total dana yang sudah dikumpulkan diinvestasikan ke sejumlah instrumen investasi yang sudah disepakati sebelumnya dengan nasabah
  3. Nasabah menerima informasi dari Manajer Investasi tentang dananya yang diinvestasikan secara berkala. Informasi yang diberikan juga berisi seputar kinerja produk, komposisi aset dan portofolio efek
  4. Manajer Investasi memotong biaya operasional berupa expense ratio yang akan dibebankan ke nasabah

Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah Nilai Aktiva Bersih (NAB) serta Unit Penyertaan (UP). karena, transaksi reksadana ini diproses berdasarkan NAB per UP yang diinformasikan lewat media. Namun, satu hal yang sering salah adalah bahwa orang mengira NAB adalah harga dari reksadana.

Padahal NAB ini adalah sejumlah dana yang dikelola di dalam reksadana. NAB juga dipecah-pecah ke dalam instrumen investasi. Sedangkan yang dikelola reksadana itulah yang disebut sebagai Unit Penyertaan (UP).

Selain dari cara kerja reksadana, kamu juga perlu memahami mengenai karakteristik dari reksadana. Hal ini perlu dipahami karena banyaknya jenis reksadana yang ada tentu menjadi reksadana memiliki karakteristik yang lebih luas.

Karakteristik Reksadana

● Reksadana adalah sebuah perusahaan sekuritas atau manajemen aset

● Reksadana umumnya dijual oleh agen penjual reksadana, baik itu melalui perbankan maupun melalui perusahaan sekuritas

● Tidak ada asuransi maupun biaya lainnya yang dapat menanggung risiko investasi

● Biaya pembelian adalah 0% – 2% dari nilai reksadana

● Tidak ada biaya administrasi

● Biaya penjualan sebesar 0% – 2% dari nilai reksadana pada tahun pertamanya

● Alokasi dana setoran tahun pertama adalah 98% – 100%

● Menggunakan satu harga

● Biasanya penjualan juga memperlihatkan prospektus dan pengisian profil risiko

● Investor reksadana biasanya adalah sebuah institusi dan ritel

● Mereka yang menggunakan reksadana biasanya sudah memahami reksadana itu sendiri

Jenis Reksadana

Reksadana memiliki banyak jenis, tergantung dari jenis portofolio yang dikelola oleh Manajer Investasi. Tiap jenis reksadana memiliki karakteristik yang berbeda, ada yang memberikan imbal hasil dengan risiko yang relatif lebih tinggi (untuk investasi jangka panjang), ada pula yang memiliki profil risiko rendah, namun dengan imbal hasil yang cenderung lebih rendah juga (untuk investasi jangka pendek). Beberapa jenis reksadana yang ada adalah:

1. Reksadana Pendapatan Tetap

Reksadana pendapatan tetap atau fixed income mutual funds, produk investasinya 80% berupa obligasi atau sukuk berbasis utang. Sesuai namanya, memberikan imbal hasil yang cenderung stabil.

2. Reksadana Pasar Uang

Reksadana pasar uang menginvestasikan dana yang dikumpulkan untuk produk instrumen pasar uang seperti Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Deposito Berjangka, dan Obligasi yang jatuh tempo di bawah 1 tahun.

3. Reksadana Saham

Sesuai namanya, dana yang dikumpulkan di reksadana saham akan digunakan untuk membeli saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.

4. Reksadana Obligasi

Terakhir, reksadana obligasi membeli produk-produk surat berharga dalam bentuk surat utang atau obligasi.

Maka dari itu, sebelum memulai investasi reksadana, pastikan jenis reksadana yang kamu pilih sesuai dengan tujuan investasimu.

Investasi Reksadana untuk Pemula

Dengan beberapa informasi di atas, kamu sudah bisa mendapatkan bayangan apakah reksadana adalah instrumen investasi yang cocok untukmu. Namun, jangan takut belajar reksadana dengan mempelajari lebih dalam mengenai jenis-jenisnya dan menyesuaikannya dengan tujuan investasimu.

Setelah kamu menentukan jenis reksadana yang sesuai dengan investasimu, langkah selanjutnya adalah menentukan manajer investasi yang sesuai dengan profil investasimu.

Coba juga alternatif pengembangan dana P2P Lending, bunga hingga 21% per tahun!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Sebagai platform pengembangan dana yang optimal dengan bunga hingga 21% per tahun kamu dapat memulainya hanya dengan Rp100 ribu saja.


Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]

Rabu, 06 Januari 2021

Bayar Kuliah Kelas Karyawan Tanpa Ganggu Jam Kerja? Gunakan Aplikasi Gratis Transfer


Karyawan yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi tentu sangat membutuhkan aplikasi gratis transfer. Semakin berkembangnya zaman, orang yang mengambil kelas karyawan seimbang dengan regular class. 

Bukan tanpa alasan, tuntutan dalam dunia kerja memang semakin besar sehingga membuat para karyawan untuk berlomba mendapatkan pendidikan lebih tinggi dari sebelumnya. Namun, tidak sedikit juga orang yang merasa bingung karena harus memikirkan mana urusan kuliah dan mana urusan pekerjaan. 

Contoh simpelnya adalah beberapa orang lupa harus membayar kuliah di tengah jam kerja. Karena memang biasanya dalam membayar kuliah ada deadline. 

Bayar Kuliah Karyawan di Tengah Jam Kantor

Cukup banyak benefits yang akan diterima oleh orang yang bekerja sambil menempuh pendidikan. Salah satunya mendapatkan kedudukan yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Pada saat itulah potensi orang tersebut semakin berkembang sehingga tidak mustahil untuk bisa menjadi orang yang berkedudukan tinggi. 

Tapi, satu hal yang perlu diingat bahwa meskipun bekerja sambil kuliah bukan berarti semua tugas kantor diabaikan begitu saja atau dianggap sepele. Justru, kamu harus pandai membagi waktu dan tetap bisa mengatur schedule dengan sebaik-baiknya. 

Misalnya ketika ada urusan kampus mendapat yang harus segera dilaksanakan tapi posisi sedang berada di kantor. Maka, sebisa mungkin kamu mencari solusi terbaik agar tidak mengabaikan keduanya. 

Salah satu contoh dalam pembayaran kuliah yang mungkin kamu pernah lupa dan ternyata ada urusan penting di kantor. Maka, untuk mengatasinya kamu bisa menggunakan aplikasi gratis transfer yang sangat mudah dan anti ribet. Dengan adanya aplikasi ini, kamu bisa melakukan kedua kewajiban kamu karena sudah ada layanan gratis transfer. 

Kebetulan saat ini memang hampir semua kampus menerima pembayaran biaya pendidikan melalui rekening, Jadi, kamu bisa menikmati transfer bank gratis tanpa meninggalkan pekerjaan begitu saja alias kedua kewajiban bisa diselesaikan dengan baik.  Tidak bisa dipungkiri bahwa career adalah hal utama yang wajib dikejar oleh semua orang untuk bisa menuju sukses. 

Bagi kamu yang ada di posisi seperti ini maka segera buka aplikasi gratis transfer agar selain transaksi pengiriman uang  juga bisa melakukan tarik tunai dan cek saldo ketika tidak menemukan ATM. Bisa juga kamu dekat dengan ATM namun dalam kondisi bekerja dan tidak memungkinkan untuk meminta agreement dari atasan untuk menyelesaikan pembayaran kuliah. 

Jadi, dalam situasi yang seperti itu sebaiknya kamu mencari aplikasi yang mampu memberikan layanan transfer bank gratis. Selain untuk menghemat biaya transfer, kamu juga tidak perlu repot untuk mempertahankan status sebagai mahasiswa meskipun sudah bekerja. 

Keuntungan Melakukan Transaksi di digibank by DBS 

Salah satu kelebihan yang menjadi alasan terbesar orang-orang memilih aplikasi gratis transfer adalah tanpa adanya minimum saldo untuk menikmati semua keuntungannya. Tidak hanya transfer saja yang bisa kamu lakukan di Aplikasi digibank by DBS. Kamu juga bisa menikmati manfaat lainnya seperti bebas cek saldo dan tarik tunai.

Semua itu bisa kamu lakukan dengan mudah melalui jaringan ATM Bersama hanya dengan satu syarat yang berlaku di digibank by DBS. Syarat tersebut adalah memiliki minimum saldo rata-rata Rp1 juta untuk setiap bulannya. Tentu kamu bisa memenuhi syarat tersebut sehingga bisa menggunakan aplikasi gratis transfer pada segala situasi. Jangan biarkan kamu merelakan kuliah hanya karena lupa membayar biaya pendidikan. Pastikan kamu mengakses Aplikasi digibank by DBS di ponsel ketika membutuhkannya untuk masalah keuanganmu. 

Mau Tahu Cara Transfer Gratis di Aplikasi digibank by DBS? 

Jika kamu adalah orang yang membutuhkan layanan finansial ini, maka jangan ragu untuk mengikuti step by step yang dapat dilakukan berikut:

  1. Login ke akun Aplikasi digibank by DBS
  2. Pilih tombol transfer pada beranda aplikasi.
  3. Klik transfer ke.
  4. Klik penerima baru.
  5. Pilih Bank Penerima.
  6. Input nomor rekening tujuan.
  7. Klik lanjut.
  8. Ketik nominal transfer.

Karena mudah dan praktis, maka tentunya kamu bisa lebih mudah bayar uang kuliah sambil bekerja. Jadi, saat lulus nanti kamu akan bisa mendapatkan kompetensi yang lebih besar untuk memudahkan promosi jabatan.